Jonnedi, S.E., M.M., adalah seorang praktisi kebijakan publik, akademisi, dan ahli tata kelola penyiaran yang memiliki rekam jejak panjang dalam memperkuat integritas demokrasi dan pelayanan publik di Indonesia. Pria kelahiran Pariaman, 2 Maret 1976 ini, mendedikasikan keahliannya dengan menjabat sebagai Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumatera Barat, di mana ia memegang posisi strategis sebagai Koordinator Bidang Pengawasan Isi Siaran Televisi. Di bawah kepemimpinannya di bidang ini, Jonnedi fokus memastikan kualitas, kepatuhan, dan kemanfaatan konten siaran TV demi kepentingan masyarakat luas.
Sebelum mengemban amanah di KPID Sumatera Barat, fondasi kepemimpinan Jonnedi telah diuji selama dua periode (2013–2023) sebagai Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solok. Selama satu dekade di lembaga tersebut, ia dipercaya memimpin berbagai divisi krusial, mulai dari Divisi Keuangan, Umum, Rumah Tangga, dan Logistik, hingga Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi. Ketajaman analisisnya dalam bidang kebijakan publik juga terus diasah sehingga hal tersebut pun bisa dilihat dari rekam jejaknya yang teruji sebagai Panelis dan Tim Perumus Debat Publik untuk Pasangan Calon Kepala Daerah di Dharmasraya, Sawahlunto, dan Solok.
Perjalanan pendidikan Jonnedi dimulai dari Kota Solok, tempat ia menempuh pendidikan dasar dan menengah, yaitu SDN No. 2 Kodya Solok (lulus 1989), SMPN No. 2 Kodya Solok (lulus 1993), dan SMAN No. 2 Kodya Solok (lulus 1995). Jenjang pendidikan tinggi kemudian ditempuhnya di Universitas Mahaputra Muhammad Yamin Solok, di mana ia meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Fakultas Ekonomi, Jurusan Manajemen, pada tahun 2002. Tak berhenti di jenjang sarjana, Jonnedi melanjutkan pendidikannya ke Program Pascasarjana Magister Manajemen dengan konsentrasi Manajemen Sumber Daya Manusia di Universitas Putra Indonesia (UPI YPTK Padang), yang diselesaikannya pada tahun 2009. Latar belakang pendidikan yang berjenjang dan konsisten ini menjadi fondasi kuat bagi kapasitasnya dalam pengelolaan organisasi, tata kelola kelembagaan, dan pengambilan keputusan strategis.
Keluasan wawasan dan kompetensi Jonnedi juga didukung oleh serangkaian pelatihan sertifikasi tingkat nasional dan internasional. Ia memiliki keahlian mendalam di bidang strategi komunikasi pengawasan pembangunan, manajemen konflik, serta pengawasan dan advokasi anggaran kompetensi yang ia pertajam melalui program kolaborasi strategis bersama GTZ-SfGG Jerman, BAPPENAS, MenPAN, LAN, dan LGSP USAID. Pemikirannya yang kritis dan berbasis data juga aktif dituangkan dalam berbagai karya tulis ilmiah dan artikel media massa yang membahas digitalisasi pemilu, integritas pemilu, serta optimalisasi pelayanan publik.
Dengan kombinasi rekam jejak kepemimpinan, kompetensi regulasi siaran, dan komitmen yang kuat, Jonnedi terus bergerak maju dalam mewujudkan dunia penyiaran dan kebijakan publik yang sehat, berintegritas, dan edukatif di Sumatera Barat.
