KPID Sumbar Latih Generasi Muda Melek Penyiaran dan Media Sosial
Bukittinggi, KPID Sumatera Barat menggelar program literasi media yang diikuti generasi muda Sumatera Barat. Kegiatan ini merupakan bagian tugas KPID untuk menciptakan generasi yang peduli penyiaran dan cerdas bermedia sosial.
Ketua KPID Sumbar, Yusrin Trinanda menyebut partisipasi masyarakat dalam mengawasi media penyiaran adalah keharusan, karena media penyiaran punya pengaruh besar dalam tatanan kehidupan masyarakat.
"Partisipasi masyarakat dalam mengawasi media penyiaran tentu sangat penting, karena itu setiap saat KPID terus menggaungkan bagaimana peran masyarakat dalan mengawasi media penyiaran," kata Yusrin.
Selain itu, dalam pelatihan ini juga diberikan pelatihan tentang cerdas bermedia sosial.
"Media sosial saat ini adalah kebutuhan, tapi tidak semua kebiasaan bermedia sosial berpengaruh positif, banyak hal hal negatif, ini yang harus diantisipasi," jelas Yusrin.
Kegiatan yang digelar tanggal 3 hingga 7 Mei 2026 di Bukittinggi ini, merupakan program yang berasal dari Dana Pokok Pikiran Anggota DPRD Sumbar Daswipetra Dt Manjinjiang Alam.
Dalam pemaparannya, Daswippetra Dt Manjinjiang Alam, berharap kegiatan ini bisa memberikan manfaat kepada generasi muda.
"Generasi muda jangan hanya menjadi objek dari media sosial, anak muda Sumbar harus bisa memanfaatkan media sosial untuk keuntungannya, baik keuntungan materi maupun keuntungan lain," jelas Datuak Manjinjiang Alam.
Selain itu, Anggota DPRD Sumbar Komisi IV ini mengingatkan bahaya media sosial bisa merusak pondasi ABS SBK dan budaya Sumatera Barat.
"Media sosial kini semakin liar dan tidak terkontrol, maka anak muda harus dibentengi dan diberikan pemahaman bagaimana bermedia sosial yang baik xan bertanggung jawab," pungkas Daswippetra Dt Manjinjiang Alam
