Literasi Media Jadi Kunci, Pelajar SMPN 1 Padang Didorong Jadi Generasi Kritis dan Cerdas Bermedia

Padang – Wali Kota Padang, Fadly Amran, menegaskan pentingnya pembentukan karakter dan etika generasi muda di tengah derasnya arus informasi digital. Hal tersebut disampaikannya pada saat sambutan kegiatan “KPID Goes To School” bertema “Membangun Generasi Kritis di Era Media Digital” yang digelar di SMP Negeri 1 Padang, Selasa (21/10).

Dalam arahannya, Fadly menekankan bahwa pembentukan karakter tidak hanya berasal dari pendidikan formal, tetapi juga dari tontonan dan lingkungan yang positif.

“Generasi yang beretika dan berjiwa sosial tinggi lahir dari tontonan serta lingkungan yang baik. Hindari tontonan negatif, berkomentarlah dengan sopan, dan pilihlah tayangan sesuai dengan rating usia,” pesannya.

Hadir dalam kegiatan ini Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumatera Barat, Robert Cenedy, Wakil Ketua Eka Jumiati, Korbid. Pengawasan Isi Siaran Ficky Tri Saputra, Komisioner Bidang Pengawasan Isi Siaran Yusrin Trinanda serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova dan jajaran.


Dalam sambutannya, Robert Cenedy mengajak para pelajar untuk menjadi generasi bijak, cerdas, dan kritis dalam menggunakan media digital. Ia menyoroti pentingnya literasi media di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan maraknya konten bermuatan kekerasan, pornografi, serta penyalahgunaan napza di ruang digital.

“Kegiatan literasi media ini merupakan bentuk tanggung jawab lembaga penyiaran untuk membentuk dan mewujudkan ekosistem penyiaran yang sehat serta bermartabat,” ujar Robert.

Selaras dengan hal tersebut, Eka Jumiati  yang merupakan salah satu pemateri kegiatan ini, menegaskan bahwa setiap tayangan memiliki pengaruh besar terhadap kepribadian seseorang.

“Setiap tontonan serta tayangan akan memengaruhi kepribadian seseorang yang mengonsumsinya. Oleh karena itu, kita harus mampu memilih dan memilah setiap tayangan yang hendak ditonton,” jelasnya.

Sementara itu, Ficky Tri Saputra juga  mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam menerima dan menyebarkan informasi di tengah derasnya arus digital.
“Filter dan saring terlebih dahulu informasi yang diterima. Kalau terbukti benar, barulah diberitakan kepada yang lain,” pesannya.

Melalui kegiatan ini, KPID Sumbar berharap para pelajar dapat tumbuh menjadi generasi yang kritis, beretika dalam berkomunikasi, serta mampu menjadi agen perubahan dalam menciptakan ruang digital yang sehat dan beradab serta ucapan apresiasi terhadap kolaborasi bersama SMPN 1 Padang. (Slw/dby)