Peringatan Hari Jadi Sumatera Barat: Komisioner KPI Pusat didapuk Menjadi Pemateri Sidang

Padang – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat menggelar Rapat Paripurna memperingati Hari Jadi ke-80 Sumatera Barat di Aula DPRD Sumbar dengan tema “Bersama Membangun Sumbar yang Sejahtera dan Maju.” Acara ini dihadiri sejumlah tokoh penting, Ketua DPRD Sumbar Drs. H. Muhidi, Gubernur Sumbar Mahyeldi, Kapolda Sumbar Gatot Tri Suryanta, serta Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, Amin Shabana, yang didapuk sebagai tamu kehormatan sekaligus tokoh penyiaran nasional. (1/10)

Dalam sambutannya, Amin Shabana menegaskan bahwa penyiaran berkualitas memegang peran penting dalam membangun Sumbar yang sejahtera dan maju. Ia menyoroti derasnya arus media baru yang belum memiliki badan pengawas, berbeda dengan lembaga penyiaran yang bekerja sesuai regulasi dan berlandaskan kecintaan terhadap bangsa.

“Penyiaran bukan sekadar hiburan, melainkan ruang literasi dan edukasi. Sumatera Barat memiliki identitas budaya yang kuat, dan inilah yang harus kita angkat melalui konten lokal agar berdampak bagi kesejahteraan masyarakat,” tegas Amin.

Sebagai tokoh penyiaran nasional, Amin juga mendorong generasi muda, khususnya Gen Z, untuk aktif berperan di ruang digital dengan mempromosikan budaya Minangkabau. Menurutnya, langkah ini penting agar Sumbar tidak sekadar mengikuti arus global, tetapi mampu menghadirkan konten sehat yang menjaga nilai budaya.
Amin turut memberikan apresiasi kepada KPID Sumbar yang dinilainya berprestasi dalam menjalankan pengawasan dan edukasi publik. Ia menilai sektor penyiaran Sumbar dapat menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia dan layak menjadi model bagi daerah lain.

Selain pesan dari Amin Shabana, Ketua DPRD Sumbar Drs. H. Muhidi menekankan pentingnya pemerataan pembangunan, Kapolda Sumbar mengingatkan bahaya narkoba yang mengancam generasi muda, sementara Gubernur Sumbar Mahyeldi berharap momentum Hari Jadi ke-80 dapat memperkuat komitmen bersama membangun Sumbar yang maju, sejahtera, dan berbudaya.

Acara kemudian ditutup dengan pemotongan kue dan sesi foto bersama, menandai semangat kolektif untuk menjadikan Sumatera Barat sebagai daerah yang semakin sejahtera dengan dukungan penyiaran yang berkualitas dan berbudaya. (Dby/Lg)