KPID Sumbar Gelar Upacara HUT RI ke-80 dengan Nuansa Adat Nusantara
Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumatera Barat menggelar upacara memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan penuh khidmat, Minggu (17/8). Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, upacara kali ini mengangkat tema Adat Budaya Nusantara, menghadirkan nuansa khas kebudayaan Indonesia.
Upacara dipimpin oleh Anggota DPRD Sumatera Barat, Wakil Ketua Komisi V, Drs. H. Nurfirmanwansyah, Apt., M.M. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa peringatan hari kemerdekaan bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi juga momentum untuk mempererat persatuan bangsa.
“Momentum peringatan kemerdekaan ini bukan hanya seremonial, tapi juga menjadi refleksi agar kita semua tetap menjaga kebersamaan. Apalagi KPID memiliki peran penting dalam menjaga kualitas penyiaran di daerah. Dengan mengangkat budaya Nusantara, kita diingatkan akan kekayaan sekaligus tanggung jawab untuk melestarikannya,” ujar Nurfirmanwansyah.
Prosesi pengibaran bendera dipercayakan kepada Purna Paskibraka Indonesia, yang memberikan warna khidmat pada jalannya upacara. Hadir juga tamu undangan dari Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Defri Mulyadi, serta partisipasi lembaga penyiaran televisi dan radio di Kota Padang, Seluruh Komisioner dan staf KPID Sumbar turut ambil bagian sebagai peserta, memperlihatkan semangat kebersamaan dalam memperingati kemerdekaan.
Ketua KPID Sumbar juga menyampaikan apresiasi atas dukungan semua pihak dalam pelaksanaan upacara ini.
“Kami ingin menjadikan upacara kemerdekaan ini lebih bermakna dengan mengangkat tema budaya Nusantara. Harapannya, semangat kemerdekaan dan nilai budaya bisa terus terjaga melalui siaran-siaran yang sehat dan berkarakter,” ungkap Ketua KPID Sumbar.
Dengan balutan adat budaya Nusantara, upacara HUT RI ke-80 di KPID Sumatera Barat tidak hanya menjadi peringatan sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga pengingat pentingnya melestarikan identitas budaya dalam arus penyiaran modern.
