Gubernur Sumbar Berharap Agar KPID Sumbar Dapat Memasifkan Kegiatan Pengawasan Siaran
Padang- Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Daerah Sumatera Barat serahkan laporan pemantauan dan laporan kegiatan tahunan sebagai bentuk tanggungjawab dalam aktivitas rutin KPI Daerah Sumatera Barat serta koordinasi dalam Memasifkan kegiatan pengawasan siaran masa pemilu dan persiapan tuan rumah Hari Penyiaran Nasional (Hasiarnas) pada april mendatang. (07/02)
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Audiensi bersama Mahyeldi Ansharullah Selaku Gubernur Sumatera Barat yang di dampingi oleh Plt. Diskominfotik Sumbar Widya Hatta dan turut hadir Ketua KPID Sumbar Rahmadi Sutrisno, Wakil Ketua KPID Sumbar Eka Jumiati, Koordinator Bidang Kelembagaan Edra Mardi, Koordinator Bidang Pengawasan Isi Siaran Ficky Tri Saputra, Robert Cenedy serta Baldi Pramana.
Dalam audiensi ini Ketua KPID Sumbar memberikan pertangungjawaban laporan atas kerja KPID Sumbar dalam melakukan pengawasan isi siaran selama tahun 2022 kepada Gubernur Sumatera Barat. Tidak hanya itu, KPID Sumbar pun meminta arahan Gubernur dalam meningkatkan pengawasan isi siaran serta persiapan Hari Penyiaran Nasional (Hasiarnas) yang akan dilaksanakan pada bulan April mendatang.
Menurut Mehyeldi " Masyarakat sangat rentan di adu domba dengan berita Hoax dalam masa pemilu nanti dan salah satu penyebaran informasi yang sangat diminati oleh masing-masing parpol yaitu melalui Telvisi dan Radio" Jelas Gubernur Sumatera Barat yang akrab dengan panggilan Buya
Lanjut Mahyeldi menyampaikan, untuk itu KPID Sumbar harus dapat lebih intens dalam melakukan pengawasan isi siaran agar suasana pemilu nanti dapat berjalan kondusif.
Menanggapi hal tersebut, Rahmadi Sutrisno yang akrab di panggil trisno ini juga akan memastikan kode etik jurnalistik dan penayangan iklan-iklan pemilu dapat dipatuhi oleh Televisi dan Radio di Sumatera Barat.
"Sebelumnya, KPID Sumbar juga sudah melakukan audiensi dengan Bawaslu Sumbar dan KPU Kota Padang untuk memasifkan kegiatan Pemilu ini" Terang Trisno
Disamping itu, Gubernur Sumatera Barat menekankan agar Hasiarnas juga dapat dilakukan di Sumbar pada April mendatang. Diketahui, saat ini KPI Pusat belum memberikan SK Penunjukan tuan rumah.
Menurut Mahyeldi, Hasiarnas dapat memberikan dampak yang besar bagi perekonomian masyarakat di Sumbar dan dapat memacu kembali geliat kepariwisataan. Oleh sebab itu, sangat penting untuk dilakukan koordinasi bersama. Hal ini pun juga selaras dengan program Pemerintah Provinsi Sumbar, yang memiliki Tagline Visit Beautiful West Sumatera (VBWS)
Sementara itu, Ketua KPID Sumbar menyampaikan" Dari dua Kandidat tuan rumah Hasiarnas yaitu Riau dan Sumbar, KPID Sumbar belum menerima informasi lanjutan terkait Surat Keputusan (SK) Penujukan dari KPI Pusat" Jelas Trisno
