KPID Sumbar : Radio Diminta Upgrade Diri Agar Tidak Ditinggal Pendengar
Padang – “Tak ada pergeseran fungsi dari radio, hanya saja ada pergeseran pilihan masyarakat dalam memperoleh informasi, hiburan dan edukasi ” Ungkap Rahmadi Sutrisno Selaku Komisioner Bidang PS2P.
Dalam dialognya bersama radio 102.6 Padang FM Kamis (2/6) pagi. Dia menguraikan bahwa masyarakat untuk saat ini lebih condong pada platfom berbasis internet dan mencari sumber informasi dan hiburan. Untuk itu radio harus melakukan konvergensi media agar radio dapat pula dinikmati melalui sarana internet.
“Kita tidak boleh menutup mata terhadap apa yang terjadi pada fenomena Radio yang tidak lagi menjadi pilihan utama hari ini, kita sama-sama tahu bahwa radio adalah perwujudan Industri kreatif yang merupakan produk utamanya adalah konten-konten itu sendiri” Ujar mantan Ketua Bamus disalah satu nagari di Padang Pariaman.
Lebih lanjut Rahmadi Sutrisno mengakui dalam sebuah industri berlaku hukum ekonomi, bahwa suplai produk tentu harus sesuai dengan kebutuhanmasyarakat agar tetap bertahan.
“Tentunya hal seperti ini menjadi renungan untuk kita bersama apakah suplay konten kita telah memenuhi kebutuhan masyarakat yang di suguhkan oleh industri radio,” ujar tokoh muda NU Padang Pariaman.
“Harapan kepedannya, lembaga penyiaran khususnya radio bisa mengambil pasar dan mengupgrade radionya agar bisa tetap bisa bertahan agar dpat dicintai oleh para pendengar.” Tutupnya
Sementara itu, Wakil Ketua KPID Sumbar Eka Jumiati beranggapan hal ini akan menjadi tantangan bagi industri radio yang ada terutama pada era digitalisasi. Sebab, Perkembangan teknologi yang sangat pesat telah mempengaruhi perkembangan radio yang ada saat ini.
“Tingginya arus perubahan teknologi dan gaya hidup masyarakat, membuat radio yang merupakan penyampai informasi berupa audio seakan mulai ditinggalkan. Namun, perlu kita sadari sebenarnya radio masih mendapat tempat di hati masyarakat” Ujar Eka
“Karena itu, agar radio-radio bisa kembali bersaing dan bisa kembali digandrungi oleh masyarakat, radio-radio yang ada perlu melakukan penyesuaian dengan meningkatkan kualitas infrastruktur dan siarannya melalui segmen dengan kemasan serta inovasi yang lebih canggih dan diterima oleh masyarakat dalam menjalankan fungsinya sebagai penyampai informasi, edukasi dan hiburan dengan tidak mengabaikan regulasi yang ada.” Tambahnya
