Membangun Sinergitas Penyiaran Sehat Antara KPI Daerah Sumatera Barat Bersama Arbes FM
Padang - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Daerah Sumatera Barat membangun sinergitas bersama Lembaga Penyiaran Radio di Sumatera Barat.
Salah satunya Radio Arbes FM yang merupakan radio pertama di Sumatera Barat.
Dalam meningkatkan kualitas konten siaran sangat diperlukan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki kreativitas tinggi agar dapat bersaing bersama industri kreatif lainnya.
Dasrul mengajak lembaga penyiaran untuk dapat meningkatkan kualitas dan daya saing dengan perkembangan saat ini, seperti dengan kekuatan manajemen da kreativitas yang baik sehingga bisa memiliki daya saing yang cukup tinggi dan outputnya tidak akan ditinggalkan oleh pendengar.
"Peningkatan kualitas dari Radio sangat penting agar dapat bertahan di saat sekarang dan sudah tentu akan menjadi modal utama agar radio bisa mendapatkan kepercayaan dari sponsor" jelas Dasrul
Disamping itu, Radio pun harus mematuhi regulasi yang telah ada sesuai dengan aturan pada Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) agar setiap konten menjadi siaran baik yang dapat mempengaruhi masyarakat.
Baldi pun menambahkan mengenai pelanggaran yang dilakukan oleh lembaga penyiaran terkadang terkesan ada pembiaran untuk itu KPI akan selalu mengingatkan Lembaga Penyiaran agar tidak melakukan pelanggaran berulang-ulang.
Pelanggaran Berulang inipun di jelaskan oleh Robert seperti KPID Sumbar yang membatasi lagu-lagu berlirik vulgar untuk tidak diputar pada jam tayang utama demi melindungi kepentingan anak-anak dan remaja.
Ia khawatir jika lagu-lagu tersebut sering muncul dan didengar mereka. Hal itu akan mendorong mereka untuk meniru dan membenarkan kalimat yang tidak pantas tersebut sebagai hal yang lumrah dalam kehidupan sehari-hari.
"Ini yang kami takutkan dampaknya, kami berharap ini menjadi perhatian bagi seluruh lembaga penyiaran agar menayangkan siaran yang sehat dan berkualitas disaat jam ramah anak," katanya.
"KPID juga berharap lembaga penyiaran untuk lebih memperhatikan tayangan yang akan disiarkan sehingga tidak melanggar P3SPS. Kami juga akan melakukan pembinaan kepada lembaga penyiaran tersebut saat evaluasi," katanya
Armen Khaidir selaku pemilik Radio Arbes FM mengaku sangat senang dengan masukan-mausukan yang diberi oleh Komisioner KPID Sumbar, "Kami mengakui kesalahan yang telah kami lakukan, kedepannya kami akan lebih berhati-hati lagi agar tidak terjadi kesalahan berulang dalam memutar lagu yg telah dibatasi penayangannya oleh KPID Sumbar" Ujar Armen
Lanjut, Armen juga mengatakan terima kasih atas evaluasi yang dilakukan oleh KPID Sumbar terhadap Radio Arbes semoga kedepannya kita bisa bersama-sama mewujudkan siaran sehat dan berkualitas di Sumatera barat.
